Dasar NodeJS

Posted by Admin on 10 April 2018, 14:29 nodejs

Node.js adalah perangkat lunak yang didesain untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan ditulis dalam sintaks bahasa pemrograman JavaScript. Bila selama ini kita mengenal JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di sisi client / browser saja, maka Node.js ada untuk melengkapi peran JavaScript sehingga bisa juga berlaku sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di sisi server, seperti halnya PHP, Ruby, Perl, dan sebagainya. Node.js dapat berjalan di sistem operasi Windows, Mac OS X dan Linux tanpa perlu ada perubahan kode program. Node.js memiliki pustaka server HTTP sendiri sehingga memungkinkan untuk menjalankan server web tanpa menggunakan program server web seperti Apache atau Nginx.

Untuk mengeksekusi Javascript sebagai bahasa server diperlukan engine yang cepat dan mempunyai performansi yang bagus. Engine Javascript dari Google bernama V8-lah yang dipakai oleh Node.js yang juga merupakan engine yang dipakai oleh browser Google Chrome.

Keunggulan NodeJS

  1. Node.js menggunakan bahasa pemrograman JavaScript yang diklaim sebagai bahasa pemrograman yang paling populer dan banyak dikenal oleh masyarakat luas
  2. Node.js mampu menangani ribuan koneksi bersamaan dengan penggunaan resource minimum untuk setiap prosesnya
  3. Node.js sangat diandalkan terutama untuk membuat aplikasi real-time
  4. Node.js adalah project open source, sehingga siapapun dapat melihat struktur kode dan juga dapat berkontribusi untuk pengembangannya
  5. Penggunaan JavaScript di sisi server dan juga client meminimalisir ketidakcocokan antar dua sisi lingkungan pemrograman, seperti terkait komunikasi data yang mana menggunakan struktur JSON yang sama di kedua sisi, validasi form yang sama yang dapat dijalankan di sisi server dan client, dan sebagainya.
  6. Database NoSQL seperti MongoDB dan CouchDB mendukung langsung Javascript sehingga interfacing dengan database ini akan jauh lebih mudah.
  7. Node.js memakai V8 yang selalu mengikuti perkembangan standar ECMAScript (nama standar resmi dari JavaScript, Namun JavaScript yang lebih dikenal dalam implementasinya), sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bahwa browser tidak mendukung fitur-fitur di Node.js.

Install NodeJS

Untuk instalasi di Windows, Kamu cukup mengunduh installer yang telah disediakan untuk Windows. Buka halaman download Node.js dan klik tautan unduhan untuk Windows Installer. Jalankan installer dan ikuti panduannya seperti menginstal aplikasi lainnya pada Windows.

Untuk instalasi di Mac OS pun Kamu cukup mengunduh installer yang telah disediakan untuk Mac OS. Buka halaman download Node.js dan klik tautan unduhan untuk Macintosh Installer. Jalankan installer dan ikuti panduannya seperti menginstal aplikasi pada umumnya.

Untuk memastikan NodeJS sudah terinstal dengan baik dan sudah terdaftar di path (untuk Windows), buka jendela baru terminal atau cmd lalu ketikkan perintah berikut:

node -v
npm -v

Kedua perintah di atas berfungsi untuk mengecek nomor versi  nodejs dan npm. Apabila nomor versi muncul maka itu artinya nodejs dan npm sudah siap digunakan.

Membuat Server NodeJS

Mulai dengan membuat file baru dengan nama “server.js”. Masukkan kodingan di bawah ini ke dalam file dan lalu disimpan.

var http = require("http");
 
function handleRequest(req,res){
  res.end("Selamat Datang di NodeJS");
}
 
var server = http.createServer(handleRequest);
server.listen(8080, function(){
  console.log("Sedang berjalan");
});

Untuk memulai server, ketikkan perintah di bawah ini

node server.js

Setelah server berjalan, silakan akses browser dengan url localhost:8080

Menjalankan File HTML

Dari source code diatas, silakan ubah menjadi seperti berikut

var http = require("http");
var fs = require("fs"); //untuk membaca file
 
function handleRequest(req,res){
  res.writeHead(200,{'Content-Type':'text:html'});
  fs.readFile('./index.html',null,function(error,data){
    if(error){
      res.writeHead(404);
      res.write('File tidak ditemukan');
    }else{
      res.write(data);
    }
    res.end(); //akhiri proses
  });
 
}
 
var server = http.createServer(handleRequest);
server.listen(8080, function(){
  console.log("Sedang berjalan");
});

Selanjutnya buat file index.html di folder yang sama dengan isi source code seperti berikut

<html lang="en" dir="ltr">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <title>Node JS</title>
  </head>
  <body>
    <h1>Ini File Node JS</h1>
  </body>
</html>

Silakan akses kembali localhost:8080 dari browser

 

Referensi

https://www.sekolahkoding.com/kelas/tutorial-nodejs-dan-expressjs/video/basic-nodejs

https://www.codepolitan.com/mengenal-nodejs-5880234fe9ae3

https://www.codepolitan.com/cara-install-nodejs

https://id.wikipedia.org/wiki/Node.js

https://teknojurnal.com/pengertian-apa-itu-node-js/